Sakit Maag dan Puasa

Posted by Ike | 1:04 AM

Sakit maag (maag=lambung) adalah gangguan pada lambung yang disebabkan oleh tidak terkontrolnya produksi asam lambung. Gejalanya seperti lambung terasa perih terutama jika terlambat makan, perut terasa kembung, sering bersendawa, mual, dan kadang-kadang juga diikuti muntah.

Seringkali asam lambung memang naik sampai ke mulut sehingga mulut terasa asam, namun tidak selalu demikian. Pada penderita sakit maag yang parah, bahkan dapat menyebabkan pingsan. Jika sakit maag tidak segera diatasi, akan timbul gangguan kesehatan lain yang lebih parah, antara lain lambung menjadi luka yang disebut tukak lambung. Semua gejala ini timbul akibat keseimbangan asam lambung yang terganggu.

Apa saja yang dapat menyebabkan keseimbangan asam lambung terganggu ? Yang pertama sebagaimana yang disampaikan oleh dokter, adalah stres. Stres menyebabkan perubahan hormonal sedemikian rupa di dalam tubuh kita yang selanjutnya akan merangsang sel-sel di dalam lambung memproduksi asam dalam jumlah berlebihan.

Asam yang berlebihan ini menyebabkan lambung terasa nyeri, perih dan kembung, yang lama kelamaan dapat membuat luka pada dinding lambung. Jika anda dapat menghilangkan stress, Insya Allah produksi asam lambung akan normal kembali.

Hal lain yang dapat menyebabkan sakit maag adalah makan tidak teratur. Sebagaimana kita ketahui lambung memang memproduksi asam, yang disebut asam lambung, yang sangat diperlukan untuk membantu pencernaan. Tanpa asam lambung, makanan yang kita makan tidak dapat tercerna dengan baik, sehingga zat-zat gizi tidak dapat diserap secara optimal oleh tubuh. Jadi asam lambung dalam jumlah seimbang memang diperlukan tubuh, tetapi jika berlebihan akan menimbulkan penyakit.

Produksi asam lambung biasanya meningkat pada saat tubuh memerlukannya, yaitu ketika kita makan. Sebaliknya pada saat kita tidak memerlukannya produksi asam lambung akan menurun kembali.
tubuh adalah suatu sistem yang sangat canggih..

Tubuh dapat merekam kebiasaan-kebiasaan kita yang membentuk suatu pola tertentu yang disebut bioritme. Tubuh akan mempersiapkan diri sesuai dengan bioritme kita. Tubuh dapat mengingat kapan waktunya kita biasa makan dan bahkan berapa banyak. Pada saat itulah lambung mempersiapkan diri dengan memproduksi asam lambung yang kurang lebih sesuai jumlahnya, agar ketika makanan masuk, lambung dapat mencerna makanan dengan baik. Jika pola makan kita tidak teratur, tubuh menjadi "bingung", kapan saat yang tepat memproduksi asam lambung dan berapa banyak yang harus diproduksi. Akibatnya produksi asam lambung tidak seimbang, dan timbullah sakit maag.

Stres dan makan tidak teratur sudah sangat cukup untuk membuat lambung memproduksi asam dalam jumlah yang berlebihan dan tidak seimbang. Oleh sebab itu, cobalah usahakan agar dapat makan dengan teratur kembali, untuk menghilangkan gejala-gejala sakit maag ini. Juga harus menghindari makanan yang pedas dan asam, karena dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Demikian pula obat-obat tertentu, misalnya obat pusing, demam dan sakit gigi, ada yang dapat memperparah sakit maag, oleh sebab itu harus dihindari. Untuk ini cobalah berkonsultasi dengan dokter atau apoteker di apotik.

Obat maag yang diberikan dokter memang bukan untuk menyembuhkan sakit maag, tetapi untuk menetralkan asam lambung yang berlebihan. Jadi hanya untuk meringankan gejala saja. Pendapat yang mengatakan obat maag tidak dapat menyembuhkan sakit maag sebetulnya ada benarnya juga.

Yang dapat menyembuhkan sakit maag adalah jika dapat mengatur agar produksi asam lambung terkontrol kembali sehingga tidak berlebihan, yaitu dengan menghilangkan stres dan makan dengan teratur. Jika sudah dapat mengendalikan produksi asam lambung, Insya Allah tidak akan lagi memerlukan obat-obat maag tersebut. Tetapi selama dalam proses penyembuhan ini, tetaplah makan obat seperti yang disarankan dokter.

Tidak ada salahnya mencoba berpuasa di bulan Ramadhan. Biasanya tekad yang kuat dan usaha yang tepat, apa lagi disertai doa, akan diridhai Allah SWT. Banyak orang sudah merasakan justru bisa sembuh sakit maagnya saat berpuasa di bulan Ramadhan. Mungkin juga karena saat berpuasa, pola makan kita justru lebih teratur.

Namun jika merasakan sakit lambung yang amat sangat, sebaiknya tidak teruskan berpuasa dan segera minum obat maag dan dapat mencoba lagi keesokan harinya sambil terus memohon kesembuhan dari Allah SWT. Jika berpuasa, obat maag tetap dapat diminum 3 kali sehari, yaitu 1 jam sebelum makan sahur, 1 jam setelah makan malam, dan ketika hendak tidur malam.

Salam.

Dr Ernawati Sinaga MS Apt

Sumber : Republika Online





Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

Related Posts by Categories



Widget by Hoctro | Jack Book
2 comments
  1. Ike September 3, 2008 at 1:28 AM  

    hmmm...pengalaman

  2. Nuru September 10, 2008 at 2:47 AM  

    eh, aku juga sebulan kearin maagku kabuh, bosan juga minum obat dari dokter, tapi setelah aku minum yang herbal, sudah lebih baik...